Kelas 8G
- Aisyah Nuur Khasanah
- Akila Ghaisan Ardani
- Alanis Canari Dinar
- Alifka Jenes Alkadafi
- Allysha Putri Angreani
- Andrean Radeva Dicky Sihiyanto
- Asgar Budiman Ambarak
- Carissa Maynina Putri Wibowo
- Daniel Harry Yudhistira
- Daniel Panji Wicaksono
- Elyda Fauziah Wibowo
- Elza Adita Mulia
- Firzanah Azkanissa Gaib
- Gading Afrianto Wijaya
- Hafiz Aqila Amanulloh
- Hervando Rizki Aditya
- Jerrico Nizam Khasavani
- Kelvino Radithya Lauw
- Kinanthi Dening Gusti
- Kirana Naura Wahyuandani
- Lionel Aurelio Prasetya
- Marsya Ayu Widya Sari
- Nadhira Khansa Hibatulloh
- Narendra Arjuna Cakti
- Nevania Rohman
- Praysa Aghnala Renalista
- Qalesya Nurhasanah
- Raisha Adni Hariputri
- Renata Felicia Dearis
- Risang Sandya Abilawa
- Sabhrina Asha Jannatin Aliya
- Yashinta Mardina Chasih
- Home>
- Cara Kerja Sistem Pernapasan
IPA BAB 2
Sistem pernapasan dimulai ketika kita menghirup udara melalui hidung atau mulut. Udara masuk ke rongga hidung yang menyaring debu, melembapkan, dan menghangatkan udara. Setelah itu, udara mengalir melalui tenggorokan (faring), batang tenggorokan (trakea), hingga bercabang ke bronkus dan bronkiolus yang berakhir di alveolus, yaitu kantung udara kecil di paru-paru.
Di dalam alveolus terjadi pertukaran gas. Oksigen yang terdapat dalam udara akan berdifusi menembus dinding alveolus menuju pembuluh kapiler, lalu diikat oleh hemoglobin dalam sel darah merah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Pada saat yang sama, karbon dioksida dari darah berdifusi ke alveolus untuk dibuang keluar. Proses ini sangat penting karena oksigen dibutuhkan sel untuk menghasilkan energi, sedangkan karbon dioksida harus dikeluarkan agar tidak beracun bagi tubuh.
Setelah pertukaran gas selesai, kita melakukan menghembuskan napas (ekspirasi). Otot diafragma dan otot antar tulang rusuk mengendur, sehingga rongga dada mengecil dan udara terdorong keluar dari paru-paru melalui bronkus, trakea, lalu keluar lewat hidung atau mulut. Dengan cara ini, tubuh terus-menerus menjaga keseimbangan oksigen dan karbon dioksida agar sel-sel dapat bekerja optimal.
Contoh gambar:
